#41. Ada Cinta di Pos Ronda!

Hari ini, Senin (14/03) gue janjian lagi sama Pak Hanasir buat sama-sama pergi ke Dusun Paminggalan. Kali ini featuring Pak Kahar yang bersedia bantuin Pak Hanasir mendata di atas gunung, karena kerjaan lapangannya udah kelar.

Sebelum berangkat diputuskan gue boncengan sama Pak Kahar. Asiikkk… awalnya gue pikir gue cukup duduk manis, santai menjuntai kaya di pantai, leha-leha bahagia diatas jok motor lalu sekonyong-konyong “Cling!” sampe di Paminggalan. Walhasil ketampanan gue tetap terjaga baik kualitas maupun kuantitasnya! Ekspektasinya sih kaya gitu, tapi realitanya boro-boro gue duduk manis yang ada malah setiap tanjakan curam gue harus jalan kaki plus dorong motor, huhu.. ya mau bagaimana lagi dari pada gue bonyok-bonyok jatuh dari motor. Jadi boro-boro tetap tampan menawan, yang ada malah lecek kaya duit 1000-an sisa kembalian beli jengkol di pasar!

Jalan menanjak ditambah dorong dan campur dikocok-kocok sepanjang jalan bikin sarapan pagi istimewa buatan istri gue : Mie Goreng Rasa Ayam Special terancam keluar lagi, sumpaahhh mual banget. Beberapa kali gue istirahat, dada gue berdebar-debar *kaya pertama kali ketemu si dia pas PKL dulu*, keringat membanjir bandang dan nafas udah ngoss-ngossan. Sempat gue berpikir, gue kok cuma kaya gini aja udah mau ambruk. Pedahal dulu gue termasuk orang yang sering naik gunung dan berkemah bareng temen-temen. Pas di Jakarta juga pas pulang ngajar Les private anak orang kaya, kalo keabisan duit gue udah tertempa jalan kaki dari Cawang UKI ke kostan di Otista yang kurang lebih 30-45 menit. Tapi sekarang begini aja gue udah ringkih, udah gampang capek, ibarat gubuk reot yang dikentutin sekali aja langsung roboh! Kayanya gue segera menjadi seonggok besi tua yang siap ditimbang oleh para pengumpul barang bekas? Huhu..

Ya Alloh.. maafkan hamba kalau selama ini hamba lalai dan belum bisa menjadi hamba Mu yang pandai bersyukur. Umur bertambah seharusnya bertambah juga amal shalih dan kebaikan, bukan amal salah dan dosa. Semoga disisa usia yang ada bisa menjadi lebih baik dan husnul khatimah..! #Aaminn #TolongAaminin #SeriusanAmininYa

Pos Ronda Cinta

Setelah melewati turunan panjang yang kayanya gak ada abis-abisnya kaya Sinetron Cinta Fitri.. kami sampai juga di sebuah sungai lebar tapi dangkal. Airnya bersih dan jernih, sampai batu-batuannya terlihat jelas. Airnya yang segar menyelinap diantara batu-batu besar yang landai.. dijamin bikin kalian pengen mandi dan mencuci..!

Akhirnya.. disebrang sungai sudah terlihat jelas rumah-rumah penduduk yang gue cari dan gue nanti-nantikan disepanjang perjalanan. Ya Alloh.. seneng banget, mata terbelalak, idung kembang-kempis, saking happy-nya gak sabar pengen cepet-cepet rebahan, selonjoran, guling-gulingan dengan ceria.. Segera kita nyari tempat buat ngaso hosh.. hoosshh.. hoossshhhh.. Gak lama sampailah kita disebuah pos ronda. Pos ronda yang sekilas seperti pos ronda biasa. Tapi gak lama gue rebahan gue baru tau kalo Pos ini bukanlah pos biasa, tapi Pos Ronda Cinta!

Sambil menenangkan gejolak asam lambung yang sedari tadi kaya mau keluar alias muntah, akibat jalan yang naik turun. Gue memandangi quotes cinta yang tersebar di setiap sisinya. Quotesnya begitu dalam tapi banyak juga yang lucu dan menggelitik. Penasaran betapa menyentuh dan menyayatnya quote cinta di Pos Cinta? Atau seberapa kocak petuah-petuah cintanya? Check them out!

20160314_103225-2

 

20160314_103133-120160314_103225-120160314_103140-120160314_103206-120160314_103214-120160314_103238-120160314_103329-120160314_103353-120160314_103506-1

Gimana mancusss dong! Gak salah emang kalo Pos ini dinamai Pos Ronda Cinta, karena petuah-petuah didalamnya membuat kita jadi pencinta sejati. Gue rasa pemerintah daerah disini kalo jeli seharusnya menjadikan Pos Ronda Cinta ini sebagai salah satu objek wisata unggulan di sini. Kalo di Korea atau Paris ada jembatan cinta, Gembok Cinta, Pohon Cinta maka di Pamenggalan ada Pos Ronda Cinta!

Salam Cinta!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s