#20. Beasiswa : Writting onThe Spot dan LGD LPDP

Gaess kita lanjut lagi ya ceritanya. Ehmm.. terakhir kalo gak salah kita udah sampe di cerita bangun tidur di penginapan Balkon Ayana. Ikan Hiu.. Ikan Cucut.. Yuk Kita Lanjuuttt…!!!

Oke kita lanjut lagi ya, di seleksi wawancara LPDP ini gue kebagian tanggal 12 Agustus 2015 di Student Center STAN. Ini adalah tes tahap kedua dan terakhir setelah sebelumnya gue lulus tes administrasi. Tes ini terdiri atas 3 macam tes yaitu Writting On The Spot (WOTS), Leader Group Discussion (LGD), Verifikasi Berkas dan Wawancara, dimana setiap aplikan harus menghadapi semua tes tersebut hanya saja susunannya bisa berbeda-beda. Gue sendiri dapet WOTS duluan baru LGD, terus verifikasi berkas dan dilanjutkan dengan wawancara. WOTS, LGD dan wawancara berdiri sendiri-sendiri dalam arti ada yang WOTS duluan atau LGD duluan tetapi verifikasi berkas harus dilakukan sebelum wawancara. Jadi gak boleh wawancara duluan baru seleksi berkas, tapi kalo tes lain boleh.

Abis dikasih pengarahan sama panitia, gue bergegas masuk ke ruangan di lantai 2 Student Center STAN. Didalam situ kurang lebih 30an orang yang akan menjalani WOTS bareng gue. Tiap orang dapet soal beda-beda kayanya, soalnya ada beberapa tipe soal gitu. Gue sendiri dapet topik tentang “Globalisasi” dan “Kekerasan Anak”. Dari 2 topik itu gue diminta pilih salah satu topik lalu dijadikan topik essay. Sempet GEGANA (Gelisah, Galaw dan Merana) sih sebenernya pas nentuin topik mana yang bakal gue dipilih. Kalo Globalisasi takutnya terlalu main-stream, takutnya semua orang ambil itu sehingga gue gagal mencuri perhatian juri #Asik tapi gue tau sedikit-sedikit tentang itu. Kalo Kekerasan Anak sebenernya topiknya unik tapi gue gak punya  cukup sumber dikepala gue yang bisa gue explor diatas kertas nanti. Tapi ya.. akhirnya gue main aman aja deh, yaitu pilih Globalisasi, Bismillaah..

Di bagian bawah soal tertulis bahwa di WOTS ini ada beberapa poin yang dinilai :
Pertama, bagaimana cara kita menyampaikan pendapat.
Kedua, bagaimana struktur penulisan essaynya.
Ketiga adalah apakah essay kita sudah sesuai EYD, nah loohhh..!
Setiap aplikan dikasih waktu 30 menit buat membangun essay dari topik yang dipilihnya. Nulisnya bebas, boleh pake pensil atau pulpen pake areng juga boleh hehhee, tapi pas panitia ditanya pakai apa sama salah satu peserta? Jawabnya lebih baik pakai pulpen supaya jelas tulisannya. Begitu tuh, jadi ingat jangan pake areng ya! Selama 30 menit itu gue berusaha mengeluarkan memori gue tentang Globalisasi sembari tetap memperhatikan sistematika penulisan dan aturan EYD. Alhamdulillah, waktu 30 menit cukup, walau di 5 menit terakhir pas panitia ngingetin “Lima Menit Lagi!” gue rada ngebut nulisnya soalnya jarak menuju kesimpulan masih agak jauh.

Habis itu gak banyak cing-cong gue digelandang menuju ruang LGD. Gak ada yang namanya kenalan dulu sesama kelompok apalagi menyusun rencana buat LGD nanti. Diruang berkapasitas lebih kecil ini gue satu kelompok bersama 8 orang lainnya, jadi total 9 orang ditambah 2 orang panitia atau psikolog yang bakal mencatat proses LGD. Setelah ngatur tempat duduk kami langsung dikasih artikel tentang “Kekerasan Dalam MOS”. Kami diminta untuk berdiskusi guna memberikan rekomendasi kepada Menteri terkait tentang hal tersebut. Dalam LGD ini kami dibagi menjadi beberapa peran kalo gak salah 4; ada yang jadi aktivis, pengamat, akademisi, professional dan yang terakhir gue lupa, hehhee.. Gue sendiri awalnya mau ambil professional, dibayangan gue secara gue udah kerja, tapi karena ternyata kebanyakan akhirnya gue ganti jadi aktivis.

Noted, LGD bukan tempat kita gaya-gayaan, sok paling jago ngomong atau gape berorasi tapi justru disini kita kudu pinter naham ego, kudu bisa menghargai pendapat orang lain, jangan suka nyerobot omongan orang dan jangan mendominasi jalannya diskusi. So, sepanjang LGD gue harus lebih open minded, gak egois dan ngasih kesempatan buat orang lain bicara.

Ya kurang lebih kaya gitu buat WOTS dan LGD, insyaAlloh dipostingan berikutnya gue bakal cerita tentang pengalaman gue verifimasi berkas dan wawancara. See ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s